Teknis pemeliharaan tanaman pada budidaya semangka

Semangka - Pupuk organik cair Ciremai

Penyulaman
Penyulaman tanaman semangka sebaiknya dilakukan 3 – 5 hari setelah tanam.
Penyiangan
Tanaman semangka cukup mempunyai dua buah saja, dengan pengaturan cabang primer yang cenderung banyak. Dipelihara 2-3 cabang tanpa memotong ranting sekunder. Perlu penyiangan pada ranting yang tidak berguna, ujung cabang sekunder dipangkas dan disisakan 2 helai daun. Cabang sekunder yang tumbuh pada ruas yang ada buah dipotong karena mengganggu pertumbuhan buah.
Perempelan
Dilakukan perempelan tunas-tunas muda yang tidak berguna karena mempengaruhi pertumbuhan pohon/buah semangka yang sedang berkembang.
Pengairan dan Penyiraman
Pengairan melalui saluran diantara bedengan atau digembor dengan interval 4-6 hari. Volume pengairan tidak boleh berlebihan.
Pemupukan

Lakukan pemupukan dengan pupuk organik Ciremai dengan dosis 1 tutup botol dicampur dengan 5 liter air. Banyaknya air tergantung pada luas lahan dan banyaknya tanaman. Siramkan langsung pada pangkal akar tanaman untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif. Lakukan penyiraman dengan interval 1 minggu sekali.

Waktu pemupukan

Pemupukan sebaiknya dilakukan pada pagi (jam 06-09 pagi) atau sore (jam 15 – 18)

Pemeliharaan
Pilih buah yang cukup besar, terletak antara 1,0-1,5 m dari perakaran tanaman, bentuk baik dan tidak cacat. Setiap tanaman diperlukan calon buah 1-2 buah, sisanya di pangkas. Semenjak calon buah ± 2 kg sering dibalik guna menghindari warna yang kurang baik akibat ketidakmerataan terkena sinar matahari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: